Pasco untuk IT Forensik

Tentang Pasco

Pasco, yang berasal dari bahasa Latin dan berarti “browse”, dikembangkan untuk menguji isi file cache Internet Explorer. Pasco akan memeriksa informasi dalam file index.dat dan mengeluarkan hasil dalam field delimited sehingga dapat diimpor ke program spreadsheet favorit Anda. Banyak penyelidikan kejahatan komputer membutuhkan rekonstruksi aktivitas Internet tersangka. Karena teknik analisis ini dilakukan secara teratur, Keith menyelidiki struktur data yang ditemukan dalam file aktivitas Internet Explorer (file index.dat). 

Implementasi Pasco

Pasco digunakan saat analisa bukti digital. Analisa bukti digital dilaksanakan dengan melakukan analisa secara mendalam terhadap bukti-bukti yang ada. Bukti yang telah didapatkan perlu di-explore kembali kedalam sejumlah skenario yang berhubungan dengan tindak pengusutan, seperti:
1. Siapa yang telah melakukan
2. Apa yang telah dilakukan
3. Apa saja software yang digunakan
4. Hasil proses apa yang dihasilkan
5. Waktu melakukan.

Studi Kasus:
Penelusuran bisa dilakukan pada data-data sebagai berikut: alamat URL yang telah dikunjungi, pesan e-mail atau kumpulan alamat e-mail yang terdaftar, program word processing atau format ekstensi yang dipakai, dokumen spreedsheat yang dipakai, format gambar yang dipakai apabila ditemukan, file-file yang dihapus maupun diformat, password, registry windows, hidden files, log event viewers, dan log application. Termasuk juga pengecekan pada metadata. Kebanyakan file mempunyai metadata yang berisi informasi yang ditambahkan mengenai file tersebut seperti computer name, total edit time, jumlah editing session, dimana dicetak, berapa kali terjadi penyimpanan (saving), tanggal dan waktu modifikasi. Selanjutnya melakukan recovery dengan mengembalikan file dan folder yang terhapus, unformat drive, membuat ulang partisi, mengembalikan password, merekonstruksi ulang halaman web yang pernah dikunjungi, mengembalikan emailemail yang terhapus dan seterusnya.


Sumber dari berbagai sumber

Contoh Kasus UU ITE Pasal 31 Tahun 2016



Contoh kasus
Polda DI Yogyakarta menangkap lima carder dan mengamankan barang bukti bernilai puluhan juta, yang didapat dari merchant luar negeri.  Begitu juga dengan yang dilakukan mahasiswa sebuah perguruan tinggi di Bandung, Buy alias Sam. Akibat perbuatannya selama setahun, beberapa pihak di Jerman dirugikan sebesar 15.000 DM (sekitar Rp 70 juta). Para carder beberapa waktu lalu juga menyadap data kartu kredit dari dua outlet pusat perbelanjaan yang cukup terkenal. Caranya, saat kasir menggesek kartu pada waktu pembayaran, pada saat data berjalan ke bank-bank tertentu itulah data dicuri. Akibatnya, banyak laporan pemegang kartu kredit yang mendapatkan tagihan terhadap transaksi yang tidak pernah dilakukannya. Modus kejahatan ini adalah penyalahgunaan kartu kredit oleh orang yang tidak berhak. Motif kegiatan dari kasus ini termasuk ke dalam cybercrime sebagai tindakan murni kejahatan. Hal ini dikarenakan si penyerang dengan sengaja menggunakan kartu kredit milik orang lain. Kasus cybercrime ini merupakan jenis carding. Sasaran dari kasus ini termasuk ke dalam jenis cybercrime menyerang hak milik (against property). Sasaran dari kasus kejahatan ini adalah cybercrime menyerang pribadi (against person).

Contoh CV dan Surat Lamaran Kerja

CV




Surat Lamaran





Dibuat untuk memenuhi tugas softksill Bahasa Indonesia 2.


NOTE! DATA DI ATAS BUKANLAH DATA SEBENARNYA (kecuali Skill dan pendidikan).
Jika tertarik memberikan lamaran pada saya, silahkan email saya. Email tercantum di CV. Terima kasih.

Cardboard, teknologi Virtual Reality yang Paling Murah

Teknologi virtual reality (VR) tak mesti mensyaratkan perangkat keras yang mahal. Itulah pesan yang hendak disampaikan oleh Google lewat Cardboard, sebuah headset VR yang terbuat dari bahan kardus.
Google Cardboard adalah sebuah konsep unik. Headset ini mesti dirakit atau do-it-yourself (DIY) dari potongan kardus, dibentuk dan dilipat sedemikian rupa sehingga menjadi sebentuk kacamata.

"Unit" Cardboard yang dibagikan kepada pengunjung Google I/O berupa kardus yang telah dipotong mengikuti pola dan tinggal dilipat layaknya origami. Namun, Cardboard juga bisa dibuat sendiri dari kardus biasa dengan mengikuti pola rancangan yang disediakan oleh Google.

Cardboard tak memiliki unit display khusus yang memproyeksikan gambar 3D ke mata pengguna. Sebagai  gantinya, digunakanlah sebuah ponsel Android biasa dan sepasang lensa yang juga bisa dibeli sendiri.
Smartphone disisipkan ke dalam Cardboard sehingga layarnya menghadap ke pasangan lensa, yang akan memproyeksikan tampilan layar itu ke mata pengguna. Ponsel yang digunakan bisa apa saja, asalkan memakai sistem operasi Android.

Sebelum memasang smartphone, pengguna bisa menjalankan aplikasi demo Cardboard yang disediakan Google di toko aplikasi Play Store. Setelah aplikasi berjalan, pemakai Cardboard tak perlu lagi menyentuh layar smartphone untuk navigasi.

Bagaimana caranya? Untuk memilih aneka macam demo di aplikasi Cardboard, pengguna tinggal menolehkan kepala ke arah kiri dan kanan. Goyangan kepala dideteksi oleh aneka macam sensor pada smartphone, dan tampilan menu akan mengikuti arah pandangan mata pengguna.

Pilihan yang terseleksi di menu akan di-highlight, kemudian bisa dijalankan dengan menggeser magnet berbentuk bulat yang ada di sisi samping Cardboard. Magnet ini digeser ke arah bawah menggunakan jari. Smartphone akan mendeteksi pergeseran magnet tersebut dan menafsirkannya sebagai perintah untuk menjalankan (“klik”) menu yang dipilih. Begitu jari dilepas, magnet akan kembali terdorong dengan sendirinya ke arah atas karena di sisi bawah terdapat magnet lain dengan kutub yang sama sehingga keduanya saling "menolak".

Metode input yang cerdik tersebut sengaja dibikin oleh Google agar pengguna tak perlu bolak-balik membuka smartphone untuk menjalankan menu aplikasi Cardboard. Headset ini pun bisa dipakai tanpa menyentuh layar smartphone.

Penggunaan smartphone sebagai penampil gambar dan pusat pemrosesan membuat Cardboard tak perlu memiliki hardware khusus.

Untuk menjalankan fungsi “back” atau kembali ke menu utama, headset berikut smartphone cukup digeser dari orientasi landscape (horizontal) ke portrait (vertikal).

Seperti halnya teknologi VR lain, Cardboard menyajikan dua buah gambar terpisah pada layar smartphone. Lensa pada Cardboard memproyeksikan tampilan ini pada mata pengguna sehingga mencakup semua bidang pandang mata.

Kedua gambar masing-masing ditujukan buat mata kiri dan kanan pengguna, dan secara otomatis disatukan oleh otak sehingga menjadi sebuah tampilan tiga dimensi utuh. Hasilnya sungguh luar biasa.

Memakai Cardboard tak ubahnya “terjun” ke dalam sebuah dunia lain. Pengguna bisa bebas menoleh ke segala arah di alam VR, 360 derajat, kanan-kiri ataupun atas-bawah.


Daftar Pustaka
Artikel Sumber
Sumber Video (Jalan Tikus)

Tulisan ini dibuat untuk memenuhi tugas softskill Bahasa Indonesia 2.

Jaringan Komputer

Jaringan Komputer yaitu himpunan “interkoneksi” antara 2 komputer autonomous atau lebih yang terhubung dengan media transmisi kabel atau tanpa kabel (wireless).(Syafrizal,2005:2)

Manfaat Jaringan Komputer :
  • Menghemat biaya karena memungkinkan penggunaan bersama.
  • Menghemat kapasitas memori/media penyimpan.
  • Memungkinkan pengerjaan proyek secara bersama dalam jaringan.
  • Mempermudah dan mempercepat pertukaran informasi.
(Haryanto,2012:13)

Ada banyak tipe jaringan komputer, itu juga bisa dibedakan berdasarkan beberapa parameter yang berbeda. Perameter pertama adalah bedasarkan ruang lingkup.
Ada beberapa tipe jaringan komputer berdasarkan ruang lingkupnya, yaitu:
  • Local Area Network (LAN)
  • Metropolitan Area Network (MAN)
  • Wide Area Network (MAN)
  • Internet
  • Intranet

LAN (Local Area Network)
LAN/local area network adalah sebuah jaringan komputer yang cakupanya areanya lebih kecil.Seperti di rumah , kantor, atau sekolah. Karakteristik khusus dari LAN yang membedakannya denga jaringan WAM adalah tranfer data lebih besar, cakupan area geografis yang lebih sempit, dan tidak perlunya jalur komunikasi leased line. Teknologik yang dipakai untuk membuat LAN ada beberapa macam, ada ARCNET dan dan Token Ring. Namum yang lazim digunakan sekarang adalah Ethernet dan kabel UTP.

WAN (Wide Area Network)
Wide Area Network (WAN) jarngan komputer yang cakupannya cukup luas, seperti antar regional atau antar negara. Ada beberapa teknik koneksi yang biasa dipakai untuk membuat Wide Area Network, yaitu:
  • Leased line, koneksi point-to-point antara dua komputer atau Local area Network(LAN).
  • Circuit switching, jalur sirkuit yang dedicatedyang diciptakan antara wnd point. Contoh adalah koneksi dialup.
  • Packet switching, transport paket melalui point-to-point atau point-to-multipoint melalui carrier internetwork.
  • Cell relay, mirip dengan paket switching, tetapimenggunakan sel dengan panjang yang tetap serta bukan sel yang panjangnya variabel. Data dibagi menjadi beberapa sel dengan panjang tetap, kemudian ditransportasikan melalui sirkuit virtual.

MAN (Metropolitan Area Network)
Metropolitan Area Network (MAN) adalah jaringan komputer yang cakupan luasnya satu atau lebih kota. Sebuah MAN biasanya menggabungkan antara beberapa LAN lokal menggunakan teknologi backbone, seperti fiber optik, dan menyediakan layanan kebanyak jarigan seperti untuk internet.

INTERNET
Sekumpulan jaringan yang tersebar di seluruh dunia yang saling terhubung membentuk suatu jaringan komputer yang sangat besar. Pada awalnya internet adalah sebuah proyek dari Department of Defence (DoD) Amerika, namun saat ini iterbet telah tumbuh menjadi media komunikasi global yang di pakai semua orang di muka bumi.

INTRANET
Jaringan local yang memberikan layanan pada terminal client-nya. Jaringan ini biasa di pakai pada sebuah perusahaan untuk menghubungkan antara komputer yang satu dengan komputer lain. Sebuah intranet tidak selalu terhubung pada intranet.(Wahana Komputer,2010:3)

Berdasarkan topologi jaringan, jaringan komputer dapat dibedakan atas:

Topologi bus
Jaringan dengan topologi Bis adalah jaringan di mana beberapa client dihubungkan menggunakan line komunikasi yang terbagi yang disebut Bus.Jaringan Bus merupakan jaringan paling mudah diibuat untuk menghubungkan client yang ada.Namun kekurangan adalah apabila 2 klien ingin mentransmikasikan data pada saat yang sama di bus yang sama maka akan ada collitioon atau tabrakan data. Untuk menangani hal demikian, beberapa sistem yang menggunakan arsitektur bus umumnya memiliki skema collision handling untuk menangani apabula ada tabrakan data, misalnya menggunakn Carrier Sens Multiple Access atau penggunaan master Bus untuk mengontrol akses yang ada di sumber data bus yang terbagi.
Jaringan yang menggunakan topologi bus merupakan jaringan yang pasif, di mana komputer yang terhubung ke bus akan mendengarkan saja apakah ada siinyal dan tidak bertanggung jaawab untuk menjalankan sinyal tersebut. Walaupun demikian, banyak arsitektur aktif yang bisa juga diklasifikasikan sebagai bus mengingat mereka menggunakan fungsi logis yang sama seperti passive bus.Misalnya Switch yang bisa dianggap sebagai jaringan bus logis.
Keuntungan jaringan yang menggunakan topologi bus adalah :
  • Mudah diimplementasikan dan diperluas.
  • Kabel yang diperlukan adan lebih sedikit dibandingkan dengan topologi Star.
  • Cocok untuk jaringan komputer yang kecil karena mudah di-setup dan tidak memerlukan kecepatan yang terlalu tinggi.
  • Biaya pembuatanya lebih murah dibandingkan dengan topologi yang lain.

Namun topologi Bus juga memiliki beberapa kerugian, seperti :
  • Panjang kabel dan jumlah komputer akan terbatas.
  • Jika ada sebuah masalah di kabel, semua jaringan komputer akan down. pemeliharaan akan lebih mahal dalam jangka panjang.
  • Performa jaringan akan menurun jika ada penambahan komputer baru atau ada traffic yang berat.
  • Harus ada terminasi di ujung-ujung bus.
  • Jika komputer berjumlah banyak, maka jumlah data yang mengalir akan menyebabkan jaringan untuk melambat.
  • Jaringan akan berkerja optimal jika jumlah simpul jaringan tidak terlalu banyak

Star network
Jaringan star merupakan salah satu jaringan yang paling sering diterapkan di kehidupan nyata.Jaringan ini memiliki bentuk yang paling sederhana.Sebuah jaringan star terdiri atas satu switch atau hub yang berfungsi sebagai pusa untuk melakukan transmisi data di jaringan. Sifat dari simpul tengah adalah pasif, simpul asal mentorir penerimaan dari pantulan transmisinya sendiri yang di-delay oleh waktu transmisi dua arah ke dan dari simpul tengah. Topologi star mengurangi kemungkinan kegagalan jaringan karena semua simpul jaringan terhubung ke hub.Hub ini yang akan melakukan broadcast ulang ke semua simpul terhubung kepadanya, kadang termasuk ke simpul aslinya. Semua periferal bisa berkomunikasi berkat adanya simpul sentral (hub) tersebut.Jika ada salah satu line yang putus dari simpul sentral, maka simpul-simpul di komputer lain akan tetap tidak terganggu dan hanya koputer yang terputus yang akan terpengaruh.
Keuntungan menggunakan topologi Star adalah :
  • Performa : Packet data tidak perlu berjalan memalui simpul-simpul yang tidak diperlukan.Komunikasi antara dua piranti di jaringan paling tidak hanya memerlukan tiga piranti dan 2 link.Traffic yang terisolasi dari simpul yang tidak diperlukan akan membuat simpul yang tidak dipergunakan tidak akan ikut sibuk.
  • Isolasi :Tiap peranti terisolasi di link dia sendiri.Jadi jika ingin mencopot sebuah node di jaringan, caranya sangat mudah.Anda tinggal mencopot colokan link dari peranti tersebut ke hub.
  • Sentralisasi :Jaringan bisa dengan mudah diperluas atau ditingkatkan jumlahnya dengan hanya menambah kapasitas dari simpul hub.Atau dengan menabahkan peranti lain ke topologi star.Karena semua lalu lintas data akan melalui hub, maka hub bisa digunakan dengan mudah untuk inspeksi atau mengontrol traffic memalui jaringan.
  • Sederhana :Topologi star muda dimengerti, gampang dibuat dan dinavigasi.Administrator tidak perlu bingung dengan routing yang kompleks.Simpul-simpul individual mudah ditambahkan atau dihilangkan.Troubelshooting juga lebih mudah mengingatpendeteksi kesalahan sangat sederhana dan tiap simpul bisa diinvestigasi secara individual.

Namun topologi star juga memiliki kekurangan.
  • Kekurangan utamanya adalah terlalu pentingnya fungsi hub, sehingga ketika hub tidak berfungsi seluruh jaringan akan down.
  • Performa dan skabilitas jaringan bergantung pada hub-nya.
  • Ukuran jaringan dibatasi oleh jumlah koneksi yang bisa dibuat ke hub dan performanya dibatasi oleh throughput yang dimilikinya.

Ring Network
Jaringan Ring merupakan topologi jaringan di mana tiap simpul akan terhubung ke 2 simpul lainya sehingga membentuk lingkaran yang berfungsi sebagai line untuk transfer data. Data akan dijalankan dari simpul ke simpul yang konsekuensinya tiap simpul akan menangani tiap paket. Karena topologi ring menyediakan hanya satu jalan antara dua simpul, maka jaringan yang menggunakan topologi ini bisa terganggu dengan terganggunya sebuah link. Kegagalan sebuah simpul atau rusaknya kebel bis membuat semua simpul di ring akan terisolasi.Untuk mengulangi hal ini, digunakanlah FDDI di mana data akan dikirim dalam bentuk searah jarum jam dan juga kebalikan arah jarum jam.

Mesh Network
Jaringan Mesh merupakan sebuah cara untuk melakukan routing data, suara dan instruksi antar simpul. Jaringan mesh memungkinkan koneksi kontinu dan rekonfigurasi di jalur yang putus atau terblok.Caranya adalah dengan melakukan lompatan dari simpul ke simpul sehingga simpul tujuan terdeteksi. Jaringan mesh berbeda debngan tipe jaringan lain di mana komponen dari jaringan mesh bisa saling terhubung menggunakan rute yang berlainan. Jaringan mesh merupakan salah satu tipe jaringan yang bisa menyembuhkan diri sendiri atau dengan kata lain jaringan tetap bis beroperasi walaupun ada simpul yang down atau koneksi jadi jelek.(Haryono,2010:67)

Berdasarkan Media Transmisi Data yang Digunakan
Jaringan Berkabel (Wired Network)
Media transmisi data yang digunakan dalam jaringan ini berupa kabel. Kabel tersebut digunakan untuk menghubungkan satu komputer dengan komputer lainnya agar bisa saling bertukar informasi/ data atau terhubung dengan internet. Salah satu media transmisi yang digunakan dalam wired network adalah kabel UTP.

Jaringan Nirkabel (Wireless Network)
Dalam jaringan ini diperlukan gelombang elektromagnetik sebagai media transmisi datanya. Berbeda dengan jaringan berkabel (wired network), jaringan ini tidak menggunakan kabel untuk bertukar informasi/ data dengan komputer lain melainkan menggunakan gelombang elektromagnetik untuk mengirimkan sinyal informasi/ data antar komputer satu dengan komputer lainnya. Wireless adapter, salah satu media transmisi yang digunakan dalam wireless network.

Berdasarkan Peranan dan Hubungan Tiap Komputer dalam Memproses Data
Jaringan Client-Server
Jaringan ini terdiri dari satu atau lebih komputer server dan komputer client. Biasanya terdiri dari satu komputer server dan beberapa komputer client. Komputer server bertugas menyediakan sumber daya data, sedangkan komputer client hanya dapat menggunakan sumber daya data tersebut.

Jaringan Peer to Peer
Dalam jaringan ini, masing-masing komputer, baik itu komputer server maupun komputer client mempunyai kedudukan yang sama. Jadi, komputer server dapat menjadi komputer client, dan sebaliknya komputer client juga dapat menjadi komputer server.(link)


Di sunting ulang oleh saya(pemilik blog)

Post ini dibuat untuk memenuhi tugas softskill Bahasa Indonesia 2

Analisa Skripsi

1. ABSTRAK
Kamus pada telepon selular (Mobile), dibuat untuk semua kalangan khususnya para mahasiswa studi kesehatan sebagai sarana mendapatkan indormasi dengan mudah di mana saja tanpa adanya batasan ruang dan waktu. Kamus telepon selular (Mobile) memiliki tampilan yang menarik, mudah digunakan dan juga dapat dijadikan suatu media belajar untuk menambah pengetahuan dan wawasan.
Pembuatan aplikasi ini menggunakan Eclipse java sebagai media penyimpanan data. Metode penulisan yang digunakan adalah analisis sistem, pengumpulan data, perancangan dan implementasi. Tahapan dalam pembuatan aplikasi ini yaitu, rencana untuk menentukan pembahasan penulisan, analisis untuk mendapatkan bahan dari berbagai sumber buku maupun artikel di internet, desain yaitu perancangan aplikasi yang akan dibuat, implementasi pembuatan aplikasi pada Eclipse dan uji coba pada telepon selular (Mobile) yang berbasis Android.
Dengan persiapan-persiapan di atas, aplikasi ini diharapkan dapat memberikan kemudahan untuk mendapatkan informasi dan juga menambah pengetahuan pengguna.

2. Tujuan Penelitian
  • Tujuan dari penulisan ini adalah untuk membuat aplikasi "Kamus Kedokteran" pada telepon selular (Mobile) berbasis Android khususnya Android versi 2.2 Froyo menggunakan Eclipse Java.
  • Untuk mempermudah mahasiswa dan mahasiswi studi kesehatan dalam mencari informasi istilah medis atau kedokteran dan dapat menambah pengetahuan pengguna dimana saja, kapan saja tanpa adanya batasan waktu.
  • Menghemat biaya pembelian kamus konvensional yang berbentuk buku yang harganya cukup mahal.

3. Manfaat Penelitian
  • Mempermudah dan mempercepat pencarian kata istilah kedokteran atau istilah medis
  • Tidak perlu membeli kamus konvensional yang harganya cukup mahal

4. Teori yang digunakan
  • Android
  • Eclipse
  • Java
  • XML
  • Basis data
  • Kamus Kedokteran
  • Struktur Navigasi
  • Flowchart
5. Metode Penelitian yang digunakan
Metode pustaka, tahap-tahap penulisan :
  • Tahap rencana (Planning) yaitu menentukan pembahasan dalam penulisan serta perencanaan pembuatan aplikasi
  • Tahap analisa (Analysis) pada tahap ini penulis melakukan pencarian informasi yang dibutuhkan seperti software yang digunakan dan data yang dibutuhkan
  • Tahap design (Design) pada tahap ini penulis memulai dengan membuat struktur navigasi dan alur program, lalu pembuatan tampilan aplikasi (interface) dari mulai halaman menu, pencarian dan profil. Dan menentukan perancangan basis data.
  • Tahap implementasi (implementation) pada tahap ini penulis membangun aplikasi ke dlaam program yang digunakan, setelah itu dilakukan uji cobba dengan memasang aplikasi ke dalam telepon selular (mobile).
6. Hasil Penelitian
Halaman Menu


Halaman Pencarian


Halaman Profil

7. Kesimpulan
Dari hasil uji coba aplikasi yang telah dilakukan baik pada emulator Android ataupun pada telepon selular (mobile), dapat disimpulkan bahwa program dapat berjalan dengan cukup baik. Dapat diinstal dan dijalankan pada telepon selular (mobile) yang berbasis sistem operasi Android versi 2.2 froyo atau versi yang lebih baru lagi. Kelebihan aplikasi ini adalah memberikan kemudahan kepada pengguna dalam pencarian kata istilah kedokteran atau istilah medis walaupun pengguna hanya memasukkan huruf depan untuk mendapatkan arti dari istilah kedokteran atau istilah medis tersebut.

Sumber : library.gunadarma.ac.id
Title:APLIKASI KAMUS KEDOKTERAN BERBASIS ANDROID MENGGUNAKAN ECLIPSE JAVA
Student ID:10108460
Author:CHANDRA ARIANUS SIBERO
ePaper Number:FILKOM/KA/SKRIPSI/01061/2013
Supervisor:Prof. Dr. dr. Johan Harlan., SSi., MSc
Published:2013-03-23
Upload:2013-11-14 13:44:06
Category:SKRIPSI
Faculty:Ilmu Komputer
Science:Sistem Informasi

Karangan Argumentasi : Android Studio vs Eclipse

Di luar sana ada banyak program untuk android developer. Netbeans, Eclipse dan Android Studio. Semua program sudah saya coba untuk membuat app (memenuhi tugas PI). Android Studio adalah editor yang dikembangkan oleh Google. Namun, dalam pengerjaannya, Android Studio membutuhkan spek Laptop/Komputer yang cukup tinggi. Saya menginstall Android Studio versi 1.3, bukan 2.0 ke atas yang merupakan versi terbarunya karena 2.0 terbilang sangat berat untuk dijalankan di Notebook saya (Core duo, Ram 1GB). Meskipun sudah menggunakan versi 1.3, laptop saya masih kesulitan untuk rendering.

Android Studio VS Eclipse

Android Studio
Android Studio adalah pengembangan dari Eclipse, maka tentunya memiliki banyak fitur-fitur baru dibandingkan penduhulunya, Eclipse. Bedanya, Android Studio memakai Gradle untuk buid environmentnya.

Fitur-fitur :
1. Memakai Gradle-based build system yang fleksibel
2. Dapat mem-build multiple apk
3. Tersedianya template support untuk Google Services serta untuk tipe-tipe perangkat lainnya.
4. Tampilan editor yang lebih baik dan bagus.
5. Google Cloud Platform built-in support, maka akan memudahkan untuk diintegrasikan dengan Google
6. Cloud Messaging dan App Engine

Dari sisi build Android Studio lebih unggul dibandingkan Eclipse, karena memakai Gradle.

Eclipse
Jika pada Eclipse kita biasa menggunakan nama Workspace, maka di Android Studio workspace di sebut dengan Project. Sedangkan Project di Android Studio dinamakan dengan Module.

Kesimpulan
Salah satu alasan saya tidak menggunakan Android Studio adalah karena Android Studio terlalu banyak memakan memori saat dijalankan (saya hanya menambahkan API 23 tapi memakan 30GB dari memori Local Disk C di laptop saya!). Namun, Android Studio lebih nyaman dipakai dibandingkan Eclipse bagi semua Android Developer. Ditambah lagi, Google memilih untuk meninggalkan ADT dan mengembangkan Android Studio. Tapi kalo laptop ga memenuhi syarat minimal spek gunakanlah Eclipse yang lebih ringan dibandingkan Android Studio.

Bagaimana menurut kalian para Android Developer? Android Studio atau Eclipse?

Referensi : twoh.co


Author : Me, Myself

Karangan Persuasif : Ayo Mewarnai!

Belakangan ini muncul tren baru mewarnai gambar untuk orang dewasa. Tapi tentu aja buku mewarnai yang digunakan ini berbeda dengan buku mewarnai untuk anak-anak. Buku mewarnai untuk orang dewasa ini memiliki desain yang lebih detail dan ribet. Kegiatan mewarnai gambar ini sendiri diyakini bisa membantu untuk mengurangi tingkat stres bagi orang dewasa yang setiap harinya menghadapi berbagai kegiatan dan masalah hidup. Karena dengan mewarnai, otak kita jadi lebih fokus untuk mewarnai gambar dan melupakan masalah-masalah yang sedang dihadapinya,

Selain bisa mengurangi stres, kegiatan ini juga diyakini bisa membuat perasaan lebih tenang dan merangsang area otak yang berhubungan dengan keterampilan motorik, indra dan kreativitas. Sehingga membuat kita bisa lebih rileks dan tambah kreatif. Karena itulah di berbagai negara, buku mewarnai untuk orang dewasa menjadi trend.









Maaf belum ada perkembangan pada gambar ini (dari postingan sebelumnya)


Gimana? Tertarik untuk mencoba buku mewarnai bagi orang dewasa ini?

Tulisan ini dibuat untuk memenuhi tugas Softskill Bahasa Indonesia 2.

Author : Me, Myself

Karangan Eksposisi : Cara Membuat Iced Coffee

Panas-panas gini enaknya minum yang dingin-dingin. Nah, disini akan dijelaskan cara membuat Iced Coffee untuk menemani harimu di cuaca yang panas. Sebelum itu, saya jelaskan dulu apa itu Iced Coffee, jangan salah pengartian dulu ya. Iced Coffee berbeda dengan Ice Coffee. Iced Coffee adalah kopi yang didinginkan kemudian di sajikan bersama kopi. Sedangkan Ice Coffee adalah kopi yang dihidangkan dengan ditambahkan es di dalamnya. Disinilah bedanya, Iced Coffee menggunakan Kopi yang sudah dibekukan berbeda dengan Ice coffee yang menggunakan es air biasa untuk penyajiannya.

Bahan :
2 sachet kopi (saya rekomendasikan satu kopi vanilla/latte dan yang satunya kopi coklat/mocha)

Alat :
Satu gelas

Cara pembuatan :
1. Seduh satu sachet kopi tersebut ke dalam gelas (kopi coklat/mocha).
2. Tunggu hingga dingin, kemudian tuangkan ke dalam wadah untuk membekukan kopi.

3. Setelah beku, seduh satu sachet kopi yang kedua ke dalam gelas yang lain (kopi vanila/latte).
4. Tunggu kopi tersebut menjadi hangat/adem.
5. Masukkan es kopi yang telah dibekukan ke dalam kopi yang sudah adem.



Kopi siap untuk dinikmati

Tulisan ini dibuat untuk memenuhi tugas softskill Bahasa Indonesia 2.

Author : Me, Myself

Karangan Narasi (Cerpen) : Razia Sekolah


Razia sekolah selalu datang tiba-tiba. Kalau kelas gue bukan kelas pertama yang diperika, itu bukan masalah. Masih ada waktu untuk menyembunyikan segala "benda pusaka" sebelum para anggota PKS (Patroli Keamanan Sekolah) tiba. Sialnya, razia kali ini kelas gue adalah kelas pertama yang diperiksa! Mana smartphone masih ada di tas pula! Gimana dong?! Para pencari harta karun (read : anggota PKS) nyarinya bener-bener teliti pula. Gak ada banyak pilihan tempat buat nyembunyiin nih smartphone. Temen-temen pada pasrah aja barang-barangnya diperiksa, diambilin dan ditanyain macem-macem.
"Gampang ngambil lagi kok, kan tinggal bawa orang tua doang buat ngambil tuh hape," kata Tika.

Kalian pasti setuju ama Tika, teman sebangku gue. Sebenernya gue nggak mikirin tuh hape kena razia atau diomelin orang tua karena dapet panggilan dari sekolah. Bukan! Itu mah gampang ga usah dipikirin! Masalahnya...gue takut kalau yang meriksa smartphone gue itu Ketua PKS! Gila aja! Nih Foto-foto di smartphone gue hampir 35% nya tuh foto dia (75% itu foto selfie dan alay gue). Ya udah pasrah aja, doa aja deh ke Tuhan.
"Semoga yang dapet jatah meriksa gue itu anggota PKS yang lain bukan si Ketua PKSnya sendiri. Amin," doa gue dalem hati (berkali-kali doanya, kaya lagi wirid).

Hah?! Kok kak Andi tiba-tiba bergeser ke barisan bangku gue? Tadi kan cuma berdiri doang ngawasin anak buahnya meriksa isi tas anak-anak sekelas. Kenapa malah kesini?! Padahal cuma wirid sebentar (gue tutup mata, biar khusu' doanya).
"De, buka tasnya! Keluarin semua isi tasnya di meja!" ucap Kak Andi. Tangan gue mulai berkeringet dingin, karena gue duduk di barisan kedua. Habis ini giliran gue yang diperika! Mampus gue! Jantung gue pun berdetak dengan cepet, keringet di dahi juga mulai ngucur tapi gue tetep ngeluarin isi tas gue.
"Tasnya jangan ditaro di lantai, taro di atas meja juga!" Sial! Padahal gue ngarep dia ga nyadar kalo gue sengaja ga naroh. Dengan tetep berdoa, gue taroh tas di atas meja. Berharap kalo dia cuma meriksa barang-barang di meja.

Tibalah giliran gue yang diperiksa. Dan benda pertama yang diperiksa adalah tas gue. Gue tatap tas gue dengan pandangan pasrah. Kak Andi langsung mendengus setelah nemuin smartphone gue. Dia langsung mencet tombol lock smartphone gue.
"Passwordnya?" Tanya Kak Andi. Gue langsung gambar password smartphone gue. Gue tunggu dengan pasrah ngeliatin benda pusaka gue di utak-atik ama Kak Andi. Berharap dia ga ketemu hidden galery di smartphone gue. Tiba-tiba Kak Andi langsung menyeringai sinis.
"Passwordnya?" Tanya Kak Andi lagi sambil nyodorin smartphone gue ke depan wajah gue. Sialan! Kok bisa nemu foldernya?! Ah, ya udahlah! Kasih tau aja! Anggap aja ini cara lain nembak cowo, dosa apa gue ini. Kan cuma nyimpen fotonya doang. Gue ketik password hidden folder dengan jari yang berkeringat dan sedikit gemetar. Gue pejamin mata gue dengan pasrah. Lima detik berlalu, tapi gak ada reaksi apa-apa. Gue buka mata gue perlahan sambil ngelirik kak Andi. Dia ngeliatin gue sambil nyengir ngeliatin gue yang pasrah. Dia masukin smartphone gue ke kantong celana dia, kemudian nulis di kertas. Lho kok? Bukannya barang razia di masukin ke karung yang ada tulisan "Confiscation Goods"? Kok dikantongin? Tiba-tiba Kak Andi ngasih secarik kertas ke tangan gue, setelah itu dia pindah ke meja di belakang gue. Gue buka kertas itu di bawah meja.







-Selesai-

Cerita hanya khayalan belaka. Semua kejadian yang mirip hanya kebetulan belaka. Kelanjutan cerita saya berikan kebebasan kepada pembaca untuk melanjutkan cerita.

Tulisan ini dibuat untuk memenuhi tugas Softskill Bahasa Indonesia 2.

Author : Me, Myself

Karangan Deskripsi : Power Bank HAME T6


PowerBank Hame T6 mempunyai kapasitas 10000mAh 5V. Kapasitas sebesar itu bisa men-charge hape saya sebanyak 4-5 kali. Desain PowerBank ini terbilang sederhana namun terlihat elegan. Power Bank Hame T6 berwarna putih, dengan lampu indikator terletak di sebelah pojok kanan bawah yang ditandai dengan empat titik lampu. Untuk mengecek kapasitas yang tersisa di dalam Power Bank, cukup mengetukkan di bagian depan Power Bank tepat di tengah-tengahnya dan lampu akan menyala dengan warna nyalanya berwarna biru.
Power Bank ini mempunyai ukuran 13.5 X 7 CM beratnya 300 gram dengan ketebalan 1.5cm. Mempunyai slot kabel yang cukup kecil, sehingga membutuhkan kabel khusus untuk menggunakannya, seperti kabel USB telanjang. Apalagi saat pembeliannya tidak disediakan kabel khusus yang panjang, hanya kabel yang menempel di PowerBank yang berwarna merah.



Karangan deskripsi ini dibuat untuk memenuhi tugas softskill Bahasa Indonesia 2.

Author : Me, Myself

Ibu Kota Belum Ramah pada Warga Berkebutuhan Khusus



Paragraf Deduktif

Paragraf 3
Trian mencontohkan, banyak jalur pejalan kaki dibangun tanpa keramik bertekstur (guiding block). Kalaupun ada, keramik bertekstur dipasang tidak sesuai fungsi aslinya tetapi sebagai penunjuk arah tunanetra. Keramik bertekstur di Jalan KH Hasyim Ashari, Gambir, Jakarta Pusat, misalnya mengarah ke pohon besar. Adapun keramik bertekstur yang dipasang di trotoar di daerah Pancoran, Jakarta Selatan, mengarah ke galian serat optik.

Alasan :
Kalimat umum ada di depan  Trian mencontohkan, banyak jalur pejalan kaki dibangun tanpa keramik bertekstur (guiding block). Diikuti dengan kalimat penjelasan Kalaupun ada, keramik bertekstur dipasang tidak sesuai fungsi aslinya tetapi sebagai penunjuk arah tunanetra. Keramik bertekstur di Jalan KH Hasyim Ashari, Gambir, Jakarta Pusat, misalnya mengarah ke pohon besar. Adapun keramik bertekstur yang dipasang di trotoar di daerah Pancoran, Jakarta Selatan, mengarah ke galian serat optik.


Analisis

Observasi : Menurut Trian Airlangga, Sejumlah fasilitas publik dan fasilitas sosial, seperti taman, angkutan umum, dan jalur pejalan kakim yang dibangun di Ibu Kota tidak ramah terhadap warga berkebutuhan khusus,
Kesaksian : "Ini menunjukkan fasilitas dibangun tanpa melibatkan orang dengan berkebutuhan khusus. Baik orang yang merancang, memasang, menguji coba, maupun mengevaluasi tidak mengerti kebutuhan kaum disabilitas," tutur Trian. (Paragraf 5)

Autoritas : Ratna Diah Kurniati (Kepala Dinas Pertamanan dan Pemakaman DKI Jakarta) mengakui pembangunan taman di DKI Jakarta belum memenuhi hak kaum disabilitas.

Hubungan Kasual

Paragraf 6
Sebab - Akibat - Sebab
Sebab : Hampir semua taman dan ruang terbuka hijau di Jakarta juga tidak ramah terhadap orang berkebutuhan khusus.

Akibat : Saat melintas di Taman Gandaria, Trian harus melangkah pelan dan meraba jalan dengan menggunakan tongkatnya.
Sebab : Taman Gandaria dibangun tanpa kelengkapan keramik bertekstur, papan penanda dan penunjuk arah, serta fasilitas pengeras suara.


Tulisan ini dibuat untuk memenuhi Tugas Softskill Bahasa Indonesia 2.

Tayangan Televisi Mengikuti Selera Pasar






Paragraf Induktif
Paragraf 9 : Di samping itu, setiap stasiun televisi memiliki pangsa pasar masing-masing berdasarkan latar belakang ssial yang berbeda-beda.
Alasan : Karena kalimat selanjutnya menjabarkan penjelasan dari kalimat tersebut. Ishadi mengatakan, hendaknya penilaian jangan dipukul rata sesuai standar dari kalangan ekonomi atau pendidikan tertentu.  Adapun kontrol dari pemerintah tetap berada dalam batas yang bisa dicerna penonton agar televisi swasta tidak kehilangan pemirsa

Analisis
Observasi : Idi Subandi Ibrahim (Pengamat Media). Pada paragraf 2 dan 4.
Pendapat : "Hal pertama yang harus diingat adalah pemirsa Indonesia belum memiliki iterasi media,"
Autoritas : Ishadi SK (Ketua Asosiasi Televisi Swasta Indonesia)

Hubungan Kasual
Paragraf 1
Sebab - Akibat
Sebab : Selera pasar yang belum tinggi masih dijadikan pembenaran bagi sebagian pengelola stasiun televisi untuk memproduksi tayangan yang kurang berkualitas.
Akibat : Pemirsa terpaksa menonton program-program acara yang menurut Komisi Penyiaran Indonesia bermutu rendah.


Sumber : Koran SINDO, 11 Maret 2016
Materi : http://www.kelasindonesia.com/2015/02/definisi-contoh-kalimat-deduktif-induktif-dan-campuran-dalam-bahasa-indonesia.html


Tulisan ini dibuat untuk memenuhi tugas softskill Bahasa Indonesia 2.

Cara Membuat Pempek

Bahan :
200gr terigu
150gr ikan tuna segar
2 siung bawang putih, hancurkan
350ml air
2 sdt garam
1/2 bungkus kaldu ayam (royko/masako)
1 butir telur
300gr tepung sagu

Bahan kuah :
1/4 gula merah
300 ml air
50 gr asam jawa
1/2 sdt garam

Bumbu halus :
1 siung bawang putih
1 sdm ebi sangrai
8 buah cabe rawit

Cara membuat :
  1. Blender ikan bersama 150ml air hingg lembut lalu tuang ke dalam wajan bersama sisa air (200ml), lalu masukkan bawang putih halus, garam, kaldu, aduk rata.
  2. Masukkan terigu sedikit demi sedikit hingga tecampur rata, lalu masak di atas api sedang sambil terus diauk-aduk hingga berubah warna dan mngental. Angkat dan biarkan hingga hangat.
  3. Masukkan telur dan aduk rata
  4. Masukkan sagu, lalu aduk rata (agar lengket)
  5. Siapkan rebusan air dan diberi sedikit minyak goreng
  6. Balur tangan yang bersih dengan tepung terigu dan bentuk adonan sesuai selera
  7. Rebus hingga mengembang
  8. Goreng dengan minyak panas, dan sajikan dengan kuah

Selamat mencoba

Nb : Maaf lupa foto pempeknya. Sudah keburu habis dimakan, baru inget.

Tulisan ini dibuat untuk memenuhi tugas Softskill Bahasa Indonesia 1.

Kartu Misterius


Hari ini cuaca sangat panas. Mau bagaimana lagi, cuaca di Jakarta memang sering panas. Kuliah hari ini berakhir cepat karena dosen terakhir berhalangan hadir. Teman yang biasa bareng saat pulang, sedang ada urusan sehingga tidak bisa pulang bersama. Saya berjalan sendiri di trotoar sambil sesekali menengok ke belakang mencari angkot untuk ke stasiun sampai saya dapat tempat yang teduh di bawah bayangan gedung yang tinggi. Saat saya mencari tempat untuk duduk, saya melihat sebuah kartu tapping dari salah satu bank ternama di belakang tempat saya berdiri. Anehnya desain kartunya belum pernah saya lihat. Warnanya hitam dengan sebuah lingkaran berwarna abu-abu metalik di pojok kanan atas. Saya lihat keadaan sekitar. Tidak ada yang menyadari keberadaan kartu tersebut. Saya ambil kartu unik tersebut dengan gelagat seperti benda itu adalah punya saya yang jatuh. Ya iyalah, biar orang sekitar tidak ada yang curiga. Saya amati kartu tersebut. Tidak ada yang aneh dari kartu tersebut. Seperti kartu tapping pada umumnya. Saya beri nama kartu tersebut Black Card (maaf saya kurang kreatif).
“Entar di stasiun saya cek ah saldonya, kali ada isinya, walaupun cuma 20.000 perak yang penting bisa dipake,” ucap saya dalam hati.

Sesampainya di stasiun, saya langsung cek kartu hitam tersebut di mesin yang telah tersedia.
Saldo anda pada tanggal 12/29/2015 sebesar  Rp 15.000.000,-
“Hah?!” Saya kaget sekaligus senang, tapi tetap dengan tampang poker face. Karena saya tidak mau orang curiga. Saya berjalan ke pintu masuk stasiun sambil berpikir. Kok bisa saldonya lima belas juta? Bukannya kartu tapping saldo maksimalnya satu juta. Saya mulai curiga dengan Black Card yang saya pegang. Saya tapping masuk ke stasiun menggunakan kartu tapping saya sendiri. Tidak berani menggunakan Black Card. Ada yang aneh dengan kartu ini. Sambil duduk menunggu kereta tujuan, saya mengamati kembali kartu Black Card dengan seksama. Tiba-tiba naluri saya menjerit bahwa ada yang sedang mengamati saya. Saya lihat sekitar saya. Tidak ada yang melihat ke arah saya. Apa saya jadi paranoid ya gara-gara saya pegang uang gede di sebuah kartu tapping yang bisa dengan mudahnya dipakai tanpa menggunakan pin atau identitas diri.

Pertanyaan besarnya, kenapa bisa di  atas satu juta? Itu mustahil. Karena peraturannya kartu tapping atau uang elektronik mempunyai saldo maksimal satu juta. Ada yang lebih dari kartu ini. Tidak tahu kenapa insting saya mengatakan itu. Tapi ini bukanlah kartu biasa. Black Card pun makin terasa berat di tangan saya. Dan insting saya mengatakan….bahwa yang mencari kartu ini lebih dari satu. Saya pun semakin takut untuk memegangnya, tapi saya juga tidak bisa membuangnya.

Setelah saya sampai stasiun tujuan, saya naik busway untuk menuju toko buku yang ingin saya kunjungi. Saya beranikan diri tapping menggunakan Black Card sambil menunggu busway. Agar saat saya tapping, saya juga langsung naik busway. Tidak tahu kenapa saya merasa buru-buru untuk pergi dari halte tersebut setelah menggunakan kartu tersebut. Busway pun tiba, saya langsung menyelip antrian tapping dengan mengucapkan permisi. Tidak saya gubris omelan orang-orang yang sewot di belakang saya. Saya langsung lari kemudian naik busway tersebut. Di dalam busway, jantung saya berdetak dengan cepat. Saya pakai masker hitam saya. Saya cek penumpang di dalam busway. Tidak ada yang mencurigakan. Bagus deh. Sesampainya di halte dekat toko buku saya turun sambil melihat keadaan halte tersebut. Tidak ada yang aneh. Sejak itu saya merasa makin berani memakai Black Card. Saya langsung beli banyak tas dan berbagai alat tulis untuk kuliah dan alat mewarnai untuk hobi saya. Saya merasa menjadi kaya mendadak. Saya bayar semua barang tersebut dengan Black Card. Saya menuju lantai dua untuk mencari buku yang ingin saya beli, berbagai novel dan komik saya ambil. Saya menuju kasir untuk membayar buku-buku tersebut. Kasir pun melayani saya. Saya gunakan kartu Black Card saya. Tapi kasir tangan kasir tersebut kemudian ke bawah meja setelah memindai Black Card. Saya tahu gelagat itu setelah banyak menonton film action dari Amerika. Bahwa kasir tersebut menekan tombol darurat. Saya tetap pasang wajah biasa. Tidak lupa juga saya ucapkan terima kasih ke kasir tersebut. Kemudian saya langsung pergi dengan langkah cepat namun tidak terlihat sedang tergesa-gesa. Jantung saya berdetak dengan cepat. Saya keluar lewat pintu parkir yang ada di basement, bukan pintu pejalan kaki yang sebelumnya saya masuk. Untung saya tidak membuka masker saya. Saya langsung naik mikrolet yang terlihat ugal-ugalan.

Saya duduk di mikrolet dengan nafas tersengal-sengal. Nyaris saja. Saya tidak tahu peringatan apa yang di dapat oleh kasir tadi. Tapi saya tahu, bahwa security akan langsung mencari saya. Merasa tidak aman naik mikrolet ini sampai tujuan akhir. Saya turun di sebuah keramaian setelah sebelumnya saya pakai jaket untuk mengubah penampilan dan mengganti tas yang saya pakai dengan tas yang baru saya beli. Saya tunggu angkot di belakangnya lagi. Saat itu saya merasa, wah kayak ada di film action aja. Melarikan diri dari sesuatu…. Sesuatu? Biasanya di film action yang saya tonton, seorang pelarian tersebut mencari siapa yang sedang mengejar dan ingin membunuhnya… MEMBUNUH?! Jangan, jangan, jangan, saya cuma menggunakan Black Card. Bukan Bandar atau gembong narkoba atau pembunuh. Cuma mahasiswa biasa! Tenang. Jangan gugup. Saat saya sedang menenangkan diri. Saya lihat ada sebuah mobil besar berwarna hitam yang beruntun seperti sedang berbaris. Tidak ada polisi yang mengawal. Berarti bukan iring-iringan orang penting atau prioritas. Jantung berdetak makin cepat. Insting saya mengatakan…mereka mencari kartu ini.

Saya merasa takut. Ingin merobek dan merusak Black Card dan membuang kartu tersebut ke tempat sampah. Tapi ego saya mengatakan tidak. Saya belum menggunakannya sepenuhnya! Saya langsung naik busway ke arah yang berlawanan untuk menuju ke Mall yang terkenal mewah. Saya beranikan diri dan saya tepis akal sehat saya. Ego saya mengalahkan akal sehat saya. Saya belanja di salah satu tempat yang saya ingin sekali saya belanja di toko tersebut dari dulu namun tidak punya uang. Hanya satu kali kesempatan saya memakai kartu ini sebelum mereka mendapat pemberitahuan seperti di toko sebelumnya. Saya belanja tiga buah baju dan satu jaket dengan harga yang cukup mahal. Kasir di toko tersebut hanya menerima pembayaran menggunakan kartu. Saya bayar menggunakan Black Card. Benar dugaan saya. Kasir tersebut belum menerima pemberitahuan.

Insting saya berkata. Hati-hati! Kasir tersebut bisa jadi menekan tombol darurat di layar monitornya, bukan tombol di bawah meja seperti biasa. Saya pun lari ke arah pintu keluar yang bukan pintu keluar utama menuju jalan raya untuk naik angkot. Kemanapun tujuannya, yang penting saya harus keluar. Saya dengar derap sepatu yang berlari ke arah saya. Saya tengok ke belakang. Banyak security yang sedang mengejar saya! Saya makin takut. Terutama saya jarang berolah raga. Stamina saya rendah. Dari kejauhan saya temukan angkot ugal-ugalan lagi. Saya naik angkot tersebut saat angkot tersebut mau jalan dengan kecepatan tinggi. Sopir ngomel-ngomel ke saya karena saya tidak hati-hati. Tetapi dia tidak menghentikan angkotnya. Saya makin penasaran dengan kartu ini. Ada apa dengan kartu ini. Di belakang kartu tersebut ada QR barcode. Saya langsung install aplikasi scan barcode di ponsel saya. Setelah saya scan barcode tersebut. Aplikasi tidak mengenali barcode tersebut. Hah?! Terus sebenernya ini tuh kartu apa? Saya makin penasaran dengan Black Card.

Sesampainya di sebuah tempat ramai, saya turun lagi yang sebelumnya ganti jaket yang saya baru beli di Mall. Setelah turun saya coba aplikasi yang lain.
….
Kenapa keramaian yang tadi jadi tiba-tiba sepi? Saya lihat sekeliling saya, orang-orang yang tadi sempat membuat keramaian telah membuat lingkaran mengelilingi saya sambil menodongkan pistol ke arah saya. Saya kaget setengah mati. Langsung saya jatuhkan barang belanjaan saya dan mengangkat tangan ke atas tanda menyerah. Seseorang menendang belakang lutut saya. Membuat saya berlutut di jalan. Orang tersebut merogoh saku-saku saya. Mengambil ponsel dari tangan saya. Orang tersebut menarik tangan saya secara kasar sambil membentak. “Bangun!” Saya pun terjatuh karena di paksa berdiri.

“Bangun woy! Udah siang! Ga ada jadwal kuliah apa? Molor mulu.” Saya pun terbangun dari lantai. Ade sialan, narik tangan saya sampai jatuh dari tempat tidur. Saya proses keadaan di sekitar saya. Saya ada di kamar saya.
“Ternyata cuma mimpi!” Saya berteriak di kamar saya kegirangan sambil tertawa dan loncat-loncat di kasur. Di sudut mata saya terlihat ada sebuah kartu hitam di atas benda-benda yang berserakan bekas dikeluarin dari tas saya. Jantung saya berhenti berdetak. Saya dekati kartu tersebut perlahan-lahan. Berdoa bahwa itu bukan kartu yang sama. Saya ambil kartu tersebut, bagian depannya berwarna hitam dengan lingkarang berwarna abu-abu metalik di pojok kanan atas. Tangan saya bergetar dan berkeringat. Perlahan saya balik kartu tersebut. Kartu tersebut mempunya QR barcode yang sama.

Selesai


Cerpen ini dibuat untuk memenuhi tugas mata kuliah softskill Bahasa Indonesia 1

Masker

Aku tak akan takut saat ada orang yang marah padaku
Saat aku berada di dekatmu
Aku tak akan malu saat di keramaian
Jika aku berada di dekatmu

Aku bisa bertahan saat menghadapi abu-abu
Aku bisa bertahan saat menghadapi relief di wajah
Aku bisa bertarung menghadapi relief di wajah
Aku bisa menjaga paru-paruku

Itu semua karena kamu
Iya kamu
Terima kasih masker hitamku.

Sifat dan Kebiasaan Yang Harus Dimiliki Saat Kerja

Dunia kerja memang sangat luas dan tak dapat diduga. Untuk Fresh Graduate mungkin akan kaget saat memasuki dunia kerja karena di dalamnya ada banyak tantangan dan rintangan yang dihadapi saat kerja. Untuk menyikapinya ada beberapa Sifat dan Kebiasaan yang harus dimiliki untuk memasuki dunia kerja.

BELAJAR! (LEARN!)
Saat kalian memasuki dunia kerja, jangan pernah berhenti belajar! Gunakan internet untuk mencari ilmu yang berhubung dengan tugas yang kalian kerjakan. Kunjungi perpustakan untuk mencari ilmu baru dan reverensi. Belilah buku untuk mengembangkan kemampuan kalian. Tidak semua yang kalian pelajari di bangku kuliah akan terpakai di dunia kerja. Kalian harus mencari dan belajar ilmu baru untuk membantu kalian mengerjakan tugas dan pekerjaan kalian.

JANGAN MALAS! (DONT BE LAZY!)
Ini yang sangat utama. Di dunia kerja kalian tidak bisa duduk bermalas-malasan. Kalian harus bisa mengerjakan tugas dan pekerjaan kalian tepat waktu dengan baik. Gunakan setiap detik waktu kerja kalian untuk segala sesuatu yang berguna dan membantu tugas dan pekerjaan kalian. Jangan buang detik kerja kalian tanpa melakukan apapun.

BICARALAH! (SPEAK UP!)
Jika ada pertanyaan yang tidak dimengerti, tanyakan. Jika ada pendapat mengenai ide, utarakan. Jika ada ide mengenai proyek baru, katakan. Jangan duduk diam menonton lingkungan kerja kalian! Bicaralah! Dengan kalian berbicara, kalian membantu banyak perkembangan proyek dan tugas di tempat kerja kalian.

TERLIHATLAH! (BE VISIBLE!)
Jangan menjadi pribadi yang pasif di tempat kerja kalian. Buat diri kalian menjadi banyak dikenal dan diketahui di tempat kerja karena keaktifan kamu di tempat kerja.

MUDAH DICARI! (BE FOUND!)
Setiap anda mengutarakan ide, buat ide kalian mudah ditemukan, diterima, diterapkan oleh rekan kalian. Seperti posting di blog info perusahaan. Saat kalian mendapat ilmu baru, bagikan ilmu itu kepada rekan kerja kalian. Jangan disimpan untuk diri sendiri. Seperti di share di blog pribadi atau website, sehingga orang lain tinggal mengunjungi blog atau website kalian untuk mencari ilmu baru.

MENJADI LUAR BIASA! (BE AWESOME!)
Buat dirimu menjadi pribadi yang unik dan berbeda. Berbeda bukanlah aneh, tapi unik! Buat dirimu bisa membuat ide dan imajinasi yang luas dan tak terbatas dalam satu tempat. Buat orang lain menilai betapa unik, berbeda dan kreatifnya dirimu.

JANGAN RENDAH DIRI!
Di dunia kerja kalian tidak boleh rendah diri. Jangan segan-segan pamer kemampuan kalian! Tunjukkan kalau kalian bisa mengerjakan tugas tersebut! Atasan tidak akan tahu kalau kamu hebat kalau kamu tidak memamerkan kemampuanmu. Jangan harap atasan akan melihatmu kalau kalian hanya duduk diam. RENDAH HATI itu boleh, tapi tidak dengan rendah diri.


Tulisan ini dibuat berdasarkan hasil seminar Career Path dari YOT (Young On Top)

Tulisan ini dibuat untuk memenuhi tugas Softskill Bahasa Indonesia 1

Kipas Angin

Panas matahari akan terasa hilang saat aku menemuimu
Insomnia pun dapat kau taklukkan
Beban pikiran pun dapat kau hilangkan
Cukup tertidur di dekatmu
Semua itu bisa kau lakukan

Maaf aku egois
Aku membutuhkanmu dalam 24jam

Aku tidak bisa hidup tanpamu
Walaupun kamu kelelahan
Lelah menemaniku
Lelah menghiburku

Maaf aku egois
Aku telah memaksamu menemaniku selama itu
Tanpa istirahat
Tanpa bisa membersihkan dirimu

Maafkan aku wahai Kipas Anginku

Penulis : Octariny

Puisi ini dibuat untuk memenuhi tugas Softskill Bahasa Indonesia 1.

Resensi Novel Omen




Identitas buku
Judul Buku      : Omen
Penulis             : Lexie Xu
Penerbit           : PT Gramedia Pustaka Utama
Tahun Terbit    : Terbitan pertama, September 2012
Tebal               : 312 hlm, 1cm, 13.5 X 20 cm
ISBN               : 978-979-22-8795-0
Harga              : Rp 47.000,-

Sinopsis

File 1 : Kasus penusukan siswa-siswi SMA Harapan Nusantara.

Tertuduh : Erika Guruh, dikenal juga dengan julukan si Omen. Berhubung tertuduh memang punya tampang seram, sifat nyolot, dan reputasi jelek, tidak ada yang ragu dialah pelakunya. Tambahan lagi, ditemukan bukti-bukti yang mengarah padanya.

Fakta-fakta : Bukan rahasia lagi tertuduh dan korban saling membenci. Perselisihan keduanya semakin tajam saat timbul spekulasi bahwa tertuduh ingin merebut pacar korban. Tidak heran saat korban ditemukan nyaris tewas di proyek pembangunan, kecurigaan langsung tertuju pada tertuduh. Masalah tambah pelik, karena sewaktu disuruh mendekam di rumah oleh pihak kepolisian, tertuduh malah kabur dengan tukang ojek langganannya yang bergaya preman. Akibatnya, tertuduh terpojok. Tertuduh juga orang pertama yang tiba di TKP korban-korban berikutnya.

Misiku : Membuktikan tertuduh tidak bersalah dan menemukan pelaku kejahatan yang sebenarnya.


Penyidik Utama,
Valeria Guntur




Erika dan Eliza adalah saudara kembar yang memiliki kepribadian yang sangat berbeda. Erika yang lahir lebih awal lima menit dari Eliza mempunyai reputasi jelek di sekolahnya. Sifat nyolot, suka bolos, penampilannya urakan, rambut di potong kaya cowok, baju gak pernah di setrika, ada berbagai macam tulisan dengan spidol di kedua lengan bajunya. Lain dengan Eliza, adiknya yang mempunyai sifat begitu lembut, ramah, dan berpenampilan anggun, rambutnya panjang, sungguh terbalik dengan kakaknya. Jika Erika di benci hampir seluruh siswa di sekolahnya, Eliza lah yang menjadi idola satu sekolah. Mereka tidak pernah akur dan kedua orangtuanya lebih menyayangi Eliza daripada Erika. Sejak kecil, Erika di beri julukan omen (yang berarti pertanda buruk) karena sifat kejam yang sudah Ia tampakkan sejak kecil. Erika mempunyai kelebihan, yaitu dia mempunyai daya ingat fotografis yang membuatnya selalu mengingat sesuatu sekecil apapun itu. Jadi, wajar saja dia selalu menjadi juara umum serta anak paling pintar di sekolahnya (menurutku, ini perpaduan yang unik, urakan tapi pintar).
Walaupun Erika dibenci hamper seluruh siswa di sekolahnya, Erika masih punya orang-orang yang setia menemani Erika. Sahabatnya Valeria Guntur, adalah seorang pemalu yang selalu menundukkan kepalanya dan memakai kacamata besar. Rufus, guru yang selalu memarahi Erika setiap ketemu. Si Ojek high-class garis miring cogan (Ini tukang ojeknya langka, man! Motornya ninja, wajahnya ganteng pula! Masih 20’an kok, gak tua-tua amat).
Semua berawal ketika di suatu pagi, foto Erika dan Ferly (yang notabenenya pacar Eliza) terpajang di mading. Hampir seluruh sekolah semakin membenci Erika karena mengira Erika merebut pacar saudaranya sendiri, Eliza, sang idola sekolah. Ferly meminta Erika untuk menjaga jarak dulu agar gosip tersebut mereda. Dengan berat hati, Erika menyanggupinya walaupun sakit hati (Erika beneran naksir juga sama Ferly).
Tidak sampai di situ saja, ternyata masalah bertambah pelik seusai pesta Martinus, Eliza tidak pulang-pulang. Dengan hati yang dongkol karena paksaan Ibunya, Erika terpaksa kembali ke rumah Martinus untuk mencari Eliza. Di bantu oleh si Ojek. Akhirnya Erika mulai menjelajah mencari Eliza. Namun mereka tidak menemukan Eliza di rumah Martinus. Akhirnya, mereka memutuskan untuk mencari di tempat lain. Hingga Erika menangkap bayangan bangunan yang belum jadi, kecurigaan pun merasuki hatinya. Dan benar saja, di dalamnya, Eliza sudah terkapar dengan rambut yang hampir terbabat habis serta empat pisau menancap di atas tubuhnya. Bukan Eliza saja yang bernasib seperti itu, beberapa hari setelah kejadian tersebut, Erika kembali menemukan orang yang di kenalnya terkapar tak sadarkan diri, persis seperti adik kembarnya.

Pendapat
Rating : 4/5
Novelnya kocak banget. Gaya bahasanya menggunakan bahasa betawi. Bukan menggunakan aku-kamu tapi menggunakan lo-gue. Menurut saya dengan bahasa ini, membuat saya tidak merasa canggung saat membayangkan percakapannya karena itu adalah bahasa sehari-hari yang saya gunakan. Sudut pandangnya menggunakan sudut pandang pertama yang bisa membuat kita lebih merasakan jalan ceritanya. Genre novel ini thriller-misteri yang bisa bikin kita menebak-nebak siapa pelakunya. Ceritanya cukup menegangkan, dan gak lupa, kak Lexie juga menyisipkan bumbu-bumbu romance (di buku ini antara Erika dan si Ojek) yang cukup menggemaskan antara si tomboy dan si cuek.
Kertas yang digunakan adalah kertas buram. Jika terlalu lama membacanya, mata saya jadi lelah. Dan seperti kebanyakan novel Indonesia, novel ini cukup mudah ditebak jalan ceritanya. Buku ini kurang baik dibaca oleh anak-anak di bawah SMA karena isinya mengandung kekerasan (saat pembunuhan terjadi maupun deskripsi korban yang mengenaskan) dan juga kelainan psikologi pada seorang karakter yang takutnya akan ditiru karena dianggap keren.

Kesimpulan
            Dari novel Omen karangan Lexie Xu ini, saya mendapatkan beberapa pelajaran. Jangan menilai seseorang dari luarnya. Tidak semua orang yang memiliki penampilan yang berantakan, menyeramkan dan berbicara dengan kasar adalah orang yang jahat di hatinya. Dan tidak semua orang yang memiliki penampilan yang indah, berbicara dengan halus adalah orang yang baik di hatinya. Saat ada teman yang kesusahan, kita harus membantunya sampai akhir. Jika kita tertimpa masalahnya juga, janganlah melarikan diri dari teman tersebut. Melainkan saling menjaga satu sama lain dan menyelesaikan masalah bersama-sama.

Tulisan ini dibuat untuk memenuhi tugas Softskill Bahasa Indonesia 1.

Penulis Resensi