Bangun kesiangan? Wajarlah. (Karena kita masih "teen")

"Mengapa remaja senang bangun siang?" Itu adalah hal yang wajar kalo nyokap di rumah suka ngomel karena suka bangun siang, sedangkan sang kakak udah berangkat kerja dari tadi (ngaku ga!!).


Hal ini bukan disebabkan mereka malas. Saat masih kecil, melatonin -hormon yang mengatur siklus tidur-bangun- dikeluarkan kelenjar pada sore hari.

Memasuki masa puber (dari usia 10-14 tahun), hormon melatonin dilepaskan lebih lambat, sekitar pukul 21.00-22.00.
"Shift ini sering membuat remaja tidak mampu tertidur sebelum pukul 23.00," kata Pak Agus (guru Biologi waktu SMA).
"Karena remaja masih butuh tidur sembilan jam atau lebih, mereka berusaha 'membayar' waktu tidur yang terbuang malam sebelumnya dengan tidur sampai siang."



Sumber : Guru Mapel Biologi waktu SMA.

Nb : Pantes aja beliau gak pernah hukum kami yang kesiangan. haha.
Maafkan kami pak.

0 comments:

Makasi atas komentarnya.